Openness and sensitivity often exposes them to suffering and pain, yet also to a great deal of enjoyment
15 Dec 2008 1 Comment
in creativity Tags: 10 Paradoxes of Creative People, creativity
Seorang yang kreatif, biasanya terbuka, sensitive, dan juga penuh dengan kesenangan atau kebahagiaan.. terkadang, saat tindakannya yang benar tidak di praise atau dipuji, dia akan merasa tidak dihargai, namun terkadang, di saat yang sama, ia akan sangat cuek. Orang yang kreatif itu, pada suatu waktu, akan merasa sangat sediih.. entah kenapa merasa mellow dan tidak bersemangat.. istilahnya, dia menjadi orang “hitam”. Saat itu, apapun kejadian baik yang terjadi tidak akan menjadi hal baik baginya..
Akan tetapi, seorang yang kreatif, suatu waktu bisa menjadi seseorang yang penuh kebahagiaan, berbunga- bunga, pokoknya, semuanya menjadi terang benderang.. hal- hal yang buruk pun tidak pernah terlihat dihadapannya..
Intinya.. seorang yang kreatif, bisa menjadi selalu positif di satu waktu dan di waktu lain, menjadi negatif.
Passionate about their work and extremely objective about it as well
15 Dec 2008 Leave a Comment
in creativity Tags: 10 Paradoxes of Creative People, creativity
Biasanya, seorang yang kreatif memiliki passion atau semangat yang menggebu- gebu untuk melakukan sesuatu yang sedang dikerjakannya. Dia akan melakukan tugasnya dengan semangat dan tentu saja dengan senang hati..
Namun.. saat tugasnya ini ternyata tidak terlalu disukainya atau tidak sesuai dengan keinginannya atau prinsipnya, dia akan melakukannya dengan lamaaaaaaa.. karena tidak ada semangat di dalamnya..
Contohnya, jika orang ini suka dengan kegiatan outdoor, dia akan penuh semangat bekerja di luar ruangan ini, namun saat ia harus dihadapkan pada pekerjaan dibalik meja, ia akan berkerja agak lama atau bahkan menolaknya, karena dia tidak terlalu menyukainya..
Rebellious and conservative
15 Dec 2008 Leave a Comment
in creativity Tags: 10 Paradoxes of Creative People, creativity
Seorang yang kreatif itu biasanya adalah orang yang berpikiran terbuka. Kadang dia akan melakukan hal- hal gila yang diluar kebiasaan, contohnya seperti mengabaikan peraturan..
Pernah denger kan, ada orang yang bilang.. “Peraturan dibuat untuk dilanggar..”
Nah, bentuk pelanggaran ini adalah suatu pemikiran yang jelas adalah sesuatu yang luar biasa..
Jadi teringat akan masa SMU saya.. Sekolah saya dulu berasrama, semua waib masuk ke dalam asrama.. akan tetapi, saat istirahat makan siang, kami dilarang masuk ke dalam asrama dan asrama pun dikunci.. lalu.. apa yang kami, yang merupakan anak SMU itu lakukan?? Hahaha.. waktu itu.. berinisiatiflah kami masuk lewat jendela.. dan.. hahahaha.. kami ketahuan..
Dari situ, setelah ketahuan.. kami pun memikirkan hal lainnya..
Cerita di atas adalah suatu bukti bahwa orang kreatif adalah orang yang ‘rebel’ alias nakal..
Kemudian, seorang yang kreatif pun biasanya bersikap konservatif.. atau bisa disebut, dia strict terhadap aturan.. hal ini membuat dia tidak terlalu keluar batasan, seperti budaya atau agama yang dianutnya.. (walau sebenarnya, tidak ada batasan dalam kreativitas)
Escape rigid gender role stereotyping
15 Dec 2008 Leave a Comment
in creativity Tags: 10 Paradoxes of Creative People, creativity
Kreatif itu tidak terbatas.. laki- laki atau perempuan, tua atau muda, atau bahkan kaya atau miskin, kreativitas itu milik mereka semua.. tidak ada yang namanya larangan berkreativitas untuk seseorang.
Kreativitas adalah hal yang luas dan menjadi hak bagi tiap manusia.. kreativitas tiap orang itu berbeda, karena kapasitas berpikir tiap orang pun berbeda, lingkungan mereka pun berbeda. Segala factor yang mempengaruhi kretivitas tiap orang itu pun berbeda.
Humble and proud at the same time
15 Dec 2008 Leave a Comment
in creativity Tags: 10 Paradoxes of Creative People, creativity
Pernah ga, kita merasa kita meraih sesuatu, tapi kita ga mencapainya sesuai dengan apa yang sebenarnya kita inginkan. Atau kita bilang..
“Kita berhasil mendapatkan tujuan kita.. tapi..”
Orang kreatif biasa seperti itu.. sikapnya ini merupakan bentuk kepeduliannya pada hal- hal yang biasanya tersisihkan atau kepeduliannya pada kreasinya yang biasanya dikerjakan dengan sungguh- sungguh itu ingin agar hasilnya jadi lebih baik..
Siapa sih, yang ga mau hasil yang terbaik..
Oh, ya.. masih berhubungan dengan paradox ini, seorang yang kreatif biasanya bangga akan ciptaannya tapi tetap saja protes atau complain tentang kekurangan kreasinya. Hal ini membuatnya melakukan ‘continuous improvement’, yang artinya adalah memperbaikinya dan menambah daya atau strength- nya agar jadi lebih baik..
Jadi, gunanya humble ini adalah agar mereka terus melakukan continuous improvement- nya..
Both extroverted and introverted
15 Dec 2008 Leave a Comment
in creativity Tags: 10 Paradoxes of Creative People, creativity
Pernah lihat atau dengar cerita tentang seseorang yang mau menciptakan lagu?? Dia harus berpikir kreatif untuk menghasilkan kreasinya itu. Bagaimana caranya?? Ada banyak cara.
Kalau kita lihat di acara infotainment, kadang seorang pembuat lagu selalu ditanya.. “Dapet ide dari mana? Pengalaman pribadi, ya?” tanya si wartawan.
“Oh.. ini pengalaman teman saya.. jadi, cewenya itu.. blablablabla..” jawab si pembuat lagu.
Dari percakapan itu, kita bisa lihat, dia berhasil menghasilkan sebuah lagu, karena dia berbicara dan berbagi dengan temannya.
Tapi, kadang- kadang, di satu kesempatan, si pembuat lagu akan menjawab seperti ini..
“Yah.. waktu itu saya lagi sendirian aja.. terus lagi mikirin sesuatu.. terus, jadi deh, lagunya..” jawab si pencipta lagu.
Dari perkataanyya itu, kita bisa tahu, kalau ternyata seorang yang kreatif pun butuh berdiam diri, sendirian, atau berada di tempat yang sepi, dan tenggelam dengan pemikirannya sendiri.
Dari kedua hal itu, seorang yang kreatif bisa menjadi seorang yang tertutup dan juga tebuka..
Alternate between imagination and fantasy, and a rooted sense of reality
15 Dec 2008 Leave a Comment
in creativity Tags: 10 Paradoxes of Creative People, creativity
Ingat Wright bersaudara? Mereka berdua berimajinasi untuk bisa terbang di angkasa. Mereka memiliki mimpi untuk bisa melihat bumi dari langit.
Ingat Alexander Graham Bell? Dia bermimpi untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain dengan jarak yang jauh.
Ingat Tsai Lun? Dia berpikir untuk menemukan sesuatu yang bisa dengan mudah dipakai untuk menulis, walau ada tragedy mengenaskan setelah penemuannya itu.
Apa kesamaan dari ketiganya?? Ya!! Tepat.. ketiganya memiliki imajinasi yang tentu saja pada saat itu adalah hal gila.. mereka memiliki imajinasi dan impian yang hebat. Akan tetapi, kalau kita lihat, mereka berhasil mengeksekusinya alias menjadikannya kenyataan.
Mereka adalah orang yang kreatif, memiliki impian, yang akhirnya, menjadi akar dari kenyataan di masa depan.
Combine playfulness and discipline, or responsibility and irresponsibility
15 Dec 2008 Leave a Comment
in creativity Tags: 10 Paradoxes of Creative People, creativity
Untuk paradox yang ini, coba kita bayangkan.. saat kita bekerja di kantoran, dimana sebuah kedisiplinan menjadi dasarnya (istilahnya kaya’ ada di dalam penjara), seorang yang berpikiran kreatif, biasanya akan menikmati masa- masanya ini. Banyak hal yang bisa dia lakukan. Contohnya, saat kita sedang bekerja, mendekati deadline, dia bisa bekerja dengan enjoy dan senang.
Kemudian, pengartian lain dari paradox ini adalah, seorang yang kreatif adalah orang yang bisa membagi waktunya untuk bermain dan bekerja. Dia mengetahui, sampai manakah batas dia harus bekerja dan kembali serius.
Mirip dengan paradox bahwa seorang kreatif bisa menjadi orang yang kekanakan sekaligus dewasa. Seorang kreatif bisa kekakanakan dan menjadi orang yang tidak bertanggung jawab, namun bisa juga menjadi orang yang dewasa dan melakukan semua tanggung jawabnya.
Smart Yet Naive at the Same Time
15 Dec 2008 Leave a Comment
in creativity Tags: 10 Paradoxes of Creative People, creativity
Dari paradox kedua ini.. kita bisa lihat, kalau orang kreatif ini pintar.. seperti yang sudah di tulis di paradox sebelumnya, seorang yang kreatif memiliki banyak pemikiran yang kadang- kadang berbeda dan membuat semua orang terkejut. Dia memang pintar..
Paradox ini pun bisa juga diartikan, kalau orang yang kreatif ini bisa jadi sangat dewasa, tapi bisa juga menjadi orang yang sangat kekanakan. Kedua ekspresi ini biasanya memang dimiliki oleh orang yang kreatif, mengingat banyaknya pemikiran yang baru. Imajinasi- imajinasi yang dimilikinya berbeda, terkadang, terlalu kekanankan dan lucu. Tapi, menurut saya, hal ini wajar saja terjadi. Nama juga orang kreatif.. hahaha.. apa yang dipikirkan kadang- kadang “luar biasa”.. selain emang benar- benar luar biasa, tapi juga memang benar- benar diluar kebiasaan..
Have a great deal of physical energy, but also often quiet and at rest
15 Dec 2008 Leave a Comment
in creativity Tags: 10 Paradoxes, 10 Paradoxes of Creative People, creativity
berikut ini adalah penjelasan saya mengenai sikap pertama dari 10 Paradoxes of Creative People.. yaitu “Creative people have a great deal of physical energy, but they’re also often quiet and at rest”
Kita tahu, kalau orang kreatif memiliki sesuatu dalam otaknya, pasti ada saja hal- hal yang dipikirkannya. Dari semua pemikirannya itu, dia pasti ingin mewujudkan pemikiran- pemikirannya itu. Dari hal ini saja, tentu pasti kita kan berpikir, pasti orang ini harus memiliki energy atau tenaga yang besar untuk melakukannya. Tentu saja besarnya tenaga ini harus dibarengi juga dengan istirahat yang cukup, yang tentu saja akan membantu dia menghimpun energy. Dan jelas juga.. biasanya, orang yang butuh tenaga besar, akan beristirahat dengan tenang. (ooops.. bukan mati, ya..) contohnya, kalau kita lagi capek, kapanpun, dimanapun kita berada, kita pasti akan tidur dengan lelap, plus ga pake mimpi..
Well, kalau kita liat dari kalimat di atas juga, kita bisa tahu, bagaimana orang kreatif ini akan menggunakan energinya dengan tepat. Dia, si orang kreatif ini, tidak akan menyia- nyiakan energinya, dan mampu mengalokasikan energinya untuk melakukan aktivitasnya setiap hari. Sebesar apapun energy yang dimilikinya, dia akan mencoba untuk menggunakannya. Dan jelas.. dia juga bisa membuat waktu istirahatnya dengan tepat.