Buta

Kadang, mataku ini tidak bisa melihat. Ya, aku buta.. Aku merangkak dan meraba, mencoba mencari jalan yang aku sendiri pun masih tak tahu apa yang kuinginkan. Pintu apa yang kumau?

Hmmp.. Saat aku mulai bisa melihat, aku tertawa. Hahahaha.. Menertawakan diriku yang bodoh.

“Tidakkah kau lihat pintu itu? Dia tepat ada di depanmu..”

Aku tertawa. Betapa bodohnya aku. Ya, saat aku buta, aku tidak bisa melihat apapun, bahkan sesuatu dihadapanku..

6a00d8341e26ef53ef00e5518b4e098834-800wi

Advertisements

2 Comments (+add yours?)

  1. odingaminuddin
    Mar 28, 2009 @ 23:33:24

    serem banget tulisannya, dulu ya nid, waktu saya kecil pernah nangis karena ngebayangin kalo misalnya buta, ih serem banget deh pokoknya. alhamdulillah it’s just ……….

    Reply

  2. nIDa
    Mar 30, 2009 @ 09:55:39

    iya.. ga kebayang kalo beneran.. hiiy..
    tapi kan yang di atas cuma perumpamaan.. ehehehehe..

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: