Surat Cinta 3

Hi!! Aku ga tau kalau kamu tau aku atau ngga, tapi satu yang pasti, aku tau banget kamu. Yaah, ga banget juga, sih. But, I know you.

Aku tau kamu ada ekskul basket di sabtu pagi dan futsal di sabtu sore. Aku juga tahu, kamu jarang beli minuman setelah kedua ekskul itu karena kamu bawa minum kamu sendiri,sebuah botol sebesar air minum botolan yang besar. Tampaknya kamu puas dengan minuman itu, dibadingkan dengan teman-temanmu, yang selalu membeli minuman-minuman yang memiliki rasa manis. (Ternyata, tidak baik mengkonsumsi sesuatu yang manis setelah olahraga.. aku baca di sebuah artikel, tapi aku lupa.. aku cari dulu, nanti akan kuberi tahu lagi, ya..)

Aku tau, kalau kamu itu sebenernya sangat bertanggung jawab dan dewasa, walaupun kamu sering diejek oleh yang lain dan tampak kekanak-kanakan sesekali. Aku juga tau, kalau kamu tidak terlalu suka pedas. Hmmmm.. aneh.. Kenapa? Makanan pedas itu enak sekali, lho.. hahahaha..

Oia, aku merasa sedikit stalker-ish, ni. Kamu jangan parno ya, aku ga terlalu tau banyak tentang kamu selain hal-hal di atas yang aku dapat dari pengamatanku sendiri.

Lalu aku juga tau ulang tahun kamu, aku tau kamu tinggal dimana (tapi aku belum pernah ke sana), aku tau warna yang kamu suka, angka yang kamu suka, pelajaran yang kamu suka, dan pemain sepak bola dan basket favorit kamu.

Aku bisa tau itu semua karena banyak orang yang sering menceritakan hal-hal itu semua padaku. Ada yang tau kalau aku memang punya perasaan padamu, ada juga yang tidak. Aku mana mungkin bisa menanyakan hal semua itu padamu.

Ups.. Yup, aku memang punya perasaan padamu. Aku, diam-diam dari sebuah sudut tersembunyi sangat mengagumimu dan menyukaimu. Aku harus bersembunyi, karena bila tidak, kau pasti akan tau siapa aku dan aku bisa mati kutu, meracau tak jelas, bahkan terdiam tak bisa mengatakan apa-apa padamu.

Di surat ini, aku cuma mau mengutarakan perasaan aku ke kamu. Aku cuma mau kamu tau, kalau aku suka kamu.

 

Bye..

Surat Cinta 1

Halo, apa kabar, mas? Aku di sini baik-baik saja, namun mungkin masih merasa sedikit kekurangan, karena kau tidak sedang berada di sisiku sekarang. (Hal itu sudah jelas menjadi alasan mengapa kita saling berkirim surat).

Rasanya, aku masih bisa mengingat, saat kita bersantai di sebuah café. Kau sudah memesankan makanan kesukaanku, walau aku terlambat datang sore itu. Sungguh, kemacetan kota Bandung di saat Weekend memang bisa membuat orang marah-marah tanpa alasan dan untungnya, aku masih bisa bersabar dan tidak marah-marah padamu. Waktu itu kau tiba-tiba menyatakan perasaanmu padaku. Jantungku seperti akan meledak, berdebar-debar tak karuan. Untung aku tidak punya penyakit jantung, kalau iya, tidak akan ada kata kita saat ini. Sebenarnya, setahun sebelum waktu kau menyatakan perasaanmu padaku, aku sudah menerima sinyal-sinyal aneh darimu. Kau yang biasanya tidak tahan tidak punya pacar, setelah putus dengan pacarmu yang terakhir tiba-tiba saja tak langsung mencari pacar. Biasanya hari ini kau putus, besok kau akan punya gandengan baru lagi. Kemudian sikapmu yang menjadi lebih dewasa dan juga perhatianmu yang berbeda dari biasanya. Sempat aku berpikir, mungkin aku cuma GR saja. Hahahaha. Bagaimana tidak, sebenarnya di waktu yang sama aku pun sudah mulai memiliki perasaan-perasaan yang berbeda dari sebelumnya padamu.

Mas, kita sudah berteman lama, dan kita sudah bisa mengerti satu sama lain. Tujuh tahun kita berteman. Tujuh tahun. Tujuh. Apabila ada yang berkata bahwa kau dan aku akan berakir seperti saat ini, aku pasti akan tertawa terbahak-bahak sambil melemparkan sepatuku pada orang yang mengatakannya. Tapi sekarang, rasanya aku bahagia sekali, karena kau dan aku, bersama.

Sempat aku berpikir lama sebelum akhirnya aku menerima perasaanmu waktu itu, Mas. Aku takut bila kita tak berakhir bahagia, aku tidak akan memilikimu sebagai teman, sahabatku yang paling baik dan mengerti aku. Aku takut aku akan menjauhimu. Kau yang sempurna dengan segala kekuranganmu. (Aku merasa kalau aku harus meng-copy kutipan itu.)

Tapi akhirnya, aku menerimamu. Kau meyakinkanku, bahwa kau tak bermain-main lagi. Kau serius, dan akulah pilihanmu. Aku benar-benar bahagia, Mas. Saat kita menjalaninya, semua senyum, tawa, tangis, dan amarah adalah bagian dari kita. Kita pernah saling tak bicara karena hal sepele, namun akhirnya kita tetap bersama. Dan sekarang, kita telah resmi bersama. Kau dan aku. Kita. Aku bahagia sekali. Kau menunjukkan keseriusanmu padaku dan benar-benar melakukan apa yang kau katakan saat kau menyatakan perasaanmu padaku. Kau bilang bahwa aku dan kau tidak main-main. Kau katakan padaku bahwa kau akan meminangku saat waktunya tiba nanti.

Mas, aku rindu.

Mas, 2 bulan kau di sana dan baru kita reguk kebersamaan kita yang suci ini 4 bulan. Baru saja kita bersama, namun kau sudah pergi. Walau aku mengerti bahwa ini untuk masa depan kita, tapi rasanya seperti sudah bertahun-tahun, mas. Aku tahu aku melebih-lebihkan. Tapi Mas, aku rindu sekali. Tapi tak perlu cemas, karena 2 bulan lagi aku pun akan menyusulmu ke sana dan menemanimu menyelesaikan studimu sampai selesai, seperti rencana kita.

Mas, tunggu aku, aku akan segera datang dengan membawa kejutan kecil yang akan membawa kebahagiaan terbesar untuk kita. Aku rindu. Tunggu aku, Mas.

I Love You. I miss You.

Mencarimu

Aku mencarimu tak menentu

Dari atas ke bawah,

Depan, belakang, kanan, kiri

Namun, kamu siapa pun aku tidak tahu

Bodohnya aku

Pesanku

Kutitipkan pesanku kepada semilir angin, kuharapkan dia membisikannya padamu.

Kutitipkan pesanku kepada kerlip bintang, kuharapkan ia memperlihatkannya padamu.

Kutitipkan pesanku kepada kepakan sayap kupu-kupu, kuharapkan ia menyampaikannya padamu.

Keliling Dunia dan Teh.. (dream pt. 1)

Teh..

Gw cinta banget sama minuman yang satu ini.. Rasanya, 1 hari ga minum teh rasanya gimanaaaaa gitu..

Mulai dari Teh susu, teh melati, lemon tea, teh vanilla, teh mint, teh mawar, teh hijau  udah gw cobain.. Tapi ada beberapa teh lain yang pengen gw cobain.. Walaupun bisa ditemuin dibeberapa Supermarket atau Toko Swalayan yang besar (merknya dilmah kalo ga salah), gw pengen banget nyobain teh- teh dengan resep yang masih tradisional sampai yang modern.. Mau pahit, manis, asem, rasanya gw pengen banget nyobain semuanya.. Ini adalah impian gw dari dulu.. ^^

Kayanya asik ya, mencoba berbagai jenis teh sambil keliling dunia.. Ataau…… Keliling dunia sambil mencoba berbagai jenis teh?? Hehehe..

Eh, eh.. Ada yang tau tempat nyobain berbagai macam teh gitu ga?? Cafe atau yang semacamnya mungkin.. di Bandung..

thingS that i want..

Ada beberapa barang yang sedang gw inginkan saat ini.. Hmmmm.. Ada 4 si, yang lagi pengen- pengennya.. apa sajakah diaaaaa?

1. Digital Camera,,

Ga usah mahal- mahal.. Asal si dia bisa melakukan tugasnya dengan baik.. Dulu, waktu SMA atau MAN lebih tepatnya, gw sering banget foto- foto.. Walaupun kadang ga begitu bagus dan meaning nya pun ga terlalu dalem, tapi gw seneng banget foto- foto itu, rasanya, gw mendapatkan sesuatu dari gambar itu.. Sekarang, gw sangat merindukan kegiatan yang satu ini..

2. Hard disk External

Oh, My God!! Barang yang satu ini udah lama banget gw inginkan, tapi masih belum kesampean juga.. ada banyak yang harus gw simpan..

3. Radio Cassette CD DVD player

Gw tu masih punya koleksi kaset yang masih gw sukain.. Ada juga beberapa CD and DVD yang masih rapi dalem plastiknya.. Sayang kan, kalau mereka cuma diem aja di sana, tidak digunakan, dan berdebu.. Ntar mereka nangis lagi..

4. Bento Stuffs and Accessories

Yup.. Hal ini ada hubungannya sama hobi  baru gw.. Hehehe.. Lucu banget deh.. Rasanya gw pengeeeen banget.. lucu- lucu n berguna banget.. Apalagi, bisa dipake buat nanti nati kalau gw sudah berkeluarga.. Ya, ga? ^^

Untuk semua keinginan gw itu dan beberapa hal lainnya, gw pun mulai menabung.. Tapi kadang ada pertanyaan yang menghinggapi, “Jangan- jangan gw boros, ya?”

hidupituaneh

Yup.. Hidup itu emang aneh.. Namanya juga hidup.. Kadang, kita pengen ini, dapetnya itu.. Kadang mau yang itu, dikasihnya yang ini.. Hahahaha..

Ada banyak surprise yang bener- bener bikin kita shock, mungkin sampai kena serangan jantung, atau pingsan..

Ada ribuan cahaya yang berpendar dan terus bergerak, begitu menyilaukan sehingga kita harus memincingkan mata kita atau memakai kaca mata hitam..

Ada kegelapan yang datang dan  memayungi diri kita.. Sampai kita merasa saat kita membuka mata kita sendiri rasanya sama saja dengan saat kita memejamkan mata kita, sehingga kita membutuhkan secercah cahaya supaya kita dapat melihat..

Saat kita menginginkan sesuatu dan tidak mendapatkannya atau mungkin mendapatkan sesuatu yang bukan kita inginkan, mungkin memang itulah yang terbaik untuk kita..

Hidup itu aneh.. Ada waktunya kita lelah dan harus beristirahat dari segalanya………. mungkinkah dari bernafas juga?

Ada kalanya kita ingin terus bergerak maju dan tidak terhentikan..

Yah.. hidup itu memang aneh.. Banyak hal yang terus berputar, naik turun, seperti saat kita menaiki jet coaster atau wahana- wahana pemacu adrenalin lainnya di taman ria..

Hidup itu memang aneh.. Aneh yang terarah, bila kita tahu apa yang kita inginkan.. Aneh yang amburadul, bila kita tak tahu kemana kita pergi..

Hidup itu aneh.. Tapi.. Yaaa, itulah hidup..

Tapi, aneh itu seperti apa, ya?? Silakan dininterpretasikan sendiri- sendiri.. karena aneh buat saya, belum tentu aneh buat kamu.. ya, kan??

Previous Older Entries